VOTE 7 KEAJAIBAN DUNIA KEMBALI DIGELAR

Nerusin dari postingannya Mas Bimo

Ayo dukung Indonesia !

Pemilihan 7 keajaiban milik dunia kembali digelar
, berbeda dengan kriteria sebelumnya dengan keajaiban yang dibuat secara sengaja oleh manusia dalam bentuk bangunan, kali ini panitia mengajak dunia untuk memilih 7 keajaiban baru milik dunia yang bukan dari buatan manusia.

Sudah terpilih sebanyak 77 tempat di seluruh dunia dari berbagai kategori, dan Indonesia mengajukan atau setidaknya sudah terpilih sebanyak 3 tempat eksotik, antara lain:

1. Komodo National Park
2. Krakatau, Volcanic Island
3. Lake Toba

Voting dilakukan melalui internet, dengan batas waktu sampai akhir 2008!

VOTE for INDONESIA :

http://www.new7wonders.com/

atau:

http://www.new7wonders.com/nature/en/liveranking/

Catatan:

Indonesia mungkin akan kalah dari negara lain, bahkan negara kecil yang mengajukan tempat yang tidak terlalu menarik, hanya karena negara tersebut lebih melek internet ( Singapore contohnya, yang mengajukan Bukit Timah Nature Reserve). Dan yg lebih menyedihkan lagi, pulau Sipadan juga termasuk dlm nominee yg diajukan oleh Malaysia . (sedihT_T).

Brazil misalnya, pemerintahnya menyediakan fasilitas gratis untuk masyarakatnya yang tidak punya akses internet agar bisa ikut memilih untuk negaranya.

Karena itu, ayo bantu sebarkan informasi dan ajakan ini

BRAVO INDONESIA

TAMBAHAN:
JANGAN SAMPAI MALAYSIA LEBIH BANYAK DARI NOMINASI KITA PEMILIHNYA.. KITA AKAN SAKIT HATI.. MULU CAVES JANGAN SAMPAI NAIK, begitu pula DENGAN SIPADAN!!
CAMKAN ITU

Hasil Pole Postition MotoGP Jerez 2008

Dari hasil kualifikasi untuk penentuan posisi start hari Sabtu kemarin, urutan pertama masih diduduki oleh Jorge Lorenso, bahkan rokkie ini memecahkan rekor catatan waktu kualifikasi yang sebelumnya dipegang oleh Capirex. Lorenso menorehkan waktu 1:38.189. Sementara Rossi yang pada free practice menempati posisi kedua terlempar ke posisi ke-5.

Berikut ini hasil kualifikasi selengkapnya :

1. Jorge Lorenzo                      Yamaha            1:38.189
2. Daniel Pedrosa                     Honda              1:38.789  +0.600
3. Colin Edwards                      Yamaha            1:38.954  +0.765
4. Nicky Hayden                       Honda              1:39.061  +0.872
5. Valentino Rossi                    Yamaha            1:39.064  +0.875
6. Randy de Puniet                  Honda               1:39.122  +0.933
7. Casey Stoner                        Ducati                1:39.286  +1.097
8. James Toseland                   Yamaha            1:39.334  +1.145
9. John Hopkins                       Kawasaki          1:39.439  +1.250
10. Loris Capirossi                   Suzuki               1:39.484  +1.295
11. Shinya Nakano                   Honda               1:39.559  +1.370
12. Chris Vermeulen                Suzuki              1:39.704  +1.515
13. Andrea Dovizioso               Honda               1:39.767  +1.578
14. Alex de Angelis                  Honda               1:40.037  +1.848
15. Anthony West                    Kawasaki          1:40.088  +1.899
16. Toni Elias                            Ducati                1:40.286  +2.097
17. Sylvain Guintoli                  Ducati              1:40.939  +2.750
18. Marco Melandri                 Ducati              1:41.027  +2.838

Mudah2an balapan sore ini berlangsung seru dan kompetitif, masing2 merk motor maupun tim bisa bersaing, soalnya kalau salah satu terlalu mendominasi bisa menyebabkan balapan menjadi tidak menarik lagi.  So kita tunggu saja nanti.

MOTO GP SERI II JEREZ (Preview)

Seri ke-2 Moto GP akan berlangsung di Sirkuit Jerez besok Minggu tanggal 30 Maret 2008. Hari ini lagi nunggu hasil kualifikasi untuk menentukan posisi start besok. Seperti kita tahu design sirkuit Jerez sangat berbeda dengan sirkuit Losail. Sirkuit Jerez berkarakter pendek-pendek. Motor yang powernya sangat besar tidak terlalu berguna seperti Ducati misalnya. Dengan karakter seperti itu, siapa yang cepat masuk tikungan dan keluar lebih cepat dia yang akan memenangkan pertarungan dan itu dimiliki motor dengan sasis yg bagus meski tidak mengesampingkan engine-nya sih.

Seperti kita tahu, tahun lalu Rossi berjaya di sini, tempat kedua disabet Pedrosa diikuti Collin Edward, sementara Stoner gagal menggapai podium.

Dengan formasi pembalap 2008, banyak darah muda dan sangat berpotensial sebut saja Jorge Lorenso, Andrea Dovisioso serta Alex D’Angelis dipastikan persaingan memperebutkan gelar akan sangat seru. Masih ada James Toseland, pemegang gelar juara dunia WSBK 2007 k yang bergabung ke ke Moto GP. Jorge Lorenso yang memperkuat team Fiat Yamaha meskipun baru pertama kali berlaga di kelas para raja sudah berhasil naik podium di Losail, belum lagi James Toseland yang notabene juara dunia WSBK tahun 2007 dan sekarang bergabung dengan tim satelit Yamaha dipastikan akan berusaha sekuat tenaga untuk meraih podium. Tentu saja baik Rossi maupun Stoner pasti juga akan berjuang mati-matian untuk mempertahankan dominasi mereka.

Dari hasil free practice kemarin, tiga tempat teratas disapu bersih oleh Yamaha. Sementara untuk penentuan pole position hari ini masih menunggu berita lagi. Dipastikan kubu Ducati dan Honda juga tidak mau kehilangan muka di sini. Saya sendiri merasa optimis kubu Yamaha bisa mempertahankan hasil ini sampai pada laga hari Minggu besok. Keyakinan ini berdasarkan bahwa mesin dan sasis Yamaha telah mengalami perkembangan yang cukup baik di samping pembalap nya yang hebat seperti Rossi dan rokkie baru Jorge Lorenso yang notabene sekarang berlaga di depan publiknya.

Jadi ga sabar deh nunggu hari minggu besok untuk melihat balapan sesungguhnya, mudah-mudahan seru. Aku sih masih berharap duet Fiat yamaha bisa meraih hasil maksimal, syukur2 Toseland bisa meraih podium hehehehe

 

Tuhan Itu Energi??

Sore itu kami janjian ketemu di sebuah warung kopi dibilangan Pancoran. Aku datang duluan, dan baru sekitar limabelas menit kemudian kulihat dia masuk warung. Dia minta maaf karena harus sholat dulu. Kami lalu pindah dari tempat dudukku, dan memilih sofa yang lebih enak untuk ngobrol.

Seperti biasa, perempuan yang duduk di depanku ini kelihatan menarik, matanya selalu hidup memancarkan kecerdasan pikirnya dan sebuah sikap yang penuh rasa percaya diri yang besar, sampai terkadang menjadi terasa agak merendahkan kawan bicaranya. Sore itu bibirnya yang tipis kelihatan agak basah, barangkali menggunakan lip-gloss agak berlebih. Kami mengobrol sana sini tentang teman-teman lain, dan selalu ada kenyamanan ketika menertawakan teman-teman lainnya, entah karena kelucuan ataupun keanehan mereka. Memang terkadang keanehan sama dan sebangun dengan kelucuan.

Kemudian mendadak, ada sedikit jeda dalam obrolan kami. Lalu dengan suara yang sedikit direndahkan seolah khawatir orang lain ikut mendengar, dia bertanya: ”Mas, apakah betul pendapat bahwa Tuhan itu sebuah energi?” Aku hanya terdiam ketika melihatnya menatapku lekat dengan wajah menunggu. Tanpa bermaksud berpretensi, aku sejenak sempat bertanya dalam hati, apakah dia bertanya atau mengajukan sebuah pendapat dan menginginkan aku menyetujui pendapatnya. Setelah beberapa lama, aku kembali bertanya kepadanya, apa yang dia ketahui tentang energi. “Yah, energi, …sebuah kekuatan yang maha dahsyat sehingga dia mempunyai kehendak dan kekuasaan tak terhingga atas kita manusia. Makanya kita harus tunduk dan pasrah pada kehendaknya.”

Aku masih terdiam mendengarkan penjelasannya. Kembali sepintas rasa itu ada, bahwa dia mempunyai sebuah konsep tentang Tuhan, dan pertanyaannya kepadaku adalah untuk membenarkan dan memperkuat pandangannya tentang konsep itu. Mencoba memahami perasaanku itu membuatku menjadi berhati-hati dalam usahaku menjawabnya.

Aku lalu bercerita tentang energi semesta, yang kadang disebut rei-ki, prana, dan Brahman. Dan kemudian juga kuceritakan bahwa segala sesuatu yang ada di bumi ini yang pada dasarnya adalah energi. Bahkan dalam teori sub-atomik atau yang disebut Super String Theory, elemen paling dasar dari semua materi terdiri dari dawai yang senantiasa bergetar, dan getaran itulah energi. Jika semua elemen dalam hidup ini adalah energi, maka kehidupan ini hanya terdiri dari energi, tidak ada yang lain. Baju inipun energi yang termanifestasi dalam bentuk sebuah baju. Meja, air kopi, tubuh manusia, kertas tisu, semuanya adalah energi yang berbeda-beda manifestasinya. Kulihat dia mendengarkan dengan seksama.

“Jadi betul kan mas bahwa Tuhan itu energi, tapi yang jauh lebih besar dari semua energi di dunia ini.” Sebuah pernyataan yang ingin mendapat pembenaran dariku. Aku masih belum menanggapi pernyataan itu secara langsung, karena ada sesuatu yang masih memerlukan pemahaman lebih lanjut: pembedaan energi yang besar dan energi yang kecil, dan energi besar itu lalu disebut Tuhan dan yang kecil itu bukan Tuhan. Ada semacam dualisme yang terciptakan.

Aku lanjutkan ceritaku kepadanya. Bila kita memahami bahwa energi itu merupakan elemen dari semua yang ‘ada’ di dunia ini, maka sebenarnya tidak ada perbedaan antara satu bentuk dengan bentuk lainnya. Hanya manifestasi dari elemen itu yang tercerap oleh inderawi kita, dan itu yang membedakan satu dengan lainnya. Seperti tubuh kita, atau wajahmu yang menarik itu, kataku. Seseorang menangkap wajah itu karena kemampuan sensor penglihatan kita terbatas pada spektrum gelombang tertentu, sehingga manifestasi energi yang diobservasi tergantung dari kemampuan alat observasinya. Seekor elang yang mempunyai kemampuan observasi berbeda dari sensor inderawi kita, akan melihat wajah yang menurut kita cantik dan menarik, berbeda pula. Seekor anjing akan melihat wajah kita juga berbeda, tidak sama dengan apa yang manusia cerap lewat mata kita. Dengan begitu, jika kita berbicara tentang realitas atau kenyataan dalam hidup ini, maka sebenarnya tidak ada realitas itu, karena semua menjadi relatif. Sesuatu yang relatif, bukanlah sebuah realitas. Namun jika energi itu adalah elemen dasar dari semua eksistensi di dunia ini, maka barangkali energi itulah sebuah realitas karena dia tidaklah relatif.

Dia masih diam mendengarkan, dan masih dengan tatapan matanya yang berkilat.

“Nah, sekarang kembali kepada pertanyaanmu semula, apakah Tuhan itu energi?”, kataku. “Jika ada kepercayaan dalam dirimu bahwa Tuhan itu energi, maka semua yang ada di dunia ini adalah Tuhan. Tuhan ada di mana-mana dan menjadi elemen dari setiap eksistensi. Yang tercerap oleh kita hanyalah manifestasi elemen-elemen tersebut, manifestasi Tuhan. Tuhan sendiri, atau elemen itu sendiri, tidak pernah mampu kita persepsikan dengan kemampuan sensorik kita.” Lalu lanjutku, kitapun harus mengingat bahwa elemen sub-atomik itupun masih berupa teori,dan banyak orang mengatakan keberadaan alam sub-atomik itu merupakan fantasi para ilmuwan semata.

“Lalu apa hubungannya antara elemen dasar tadi dengan kekuasaan Tuhan yang demikian besar? Bukankah kita harus tunduk pada kekuasaannya?”

Aneh, perasaan bahwa dia hanya mengemukakan pendapatnya dan aku diperlukan untuk memperkuat pendapatnya itu, muncul kembali. Maka dari itu, sambil kupandangi wajahnya yang menarik, aku cuma tersenyum mendengar pertanyaannya.

Barangkali karena ketidakmampuan kita untuk mencerap dan mencerna elemen dasar kehidupan yang bernama energi ini, namun kita mengetahui bahwa ada sebuah kekuatan yang menghidupi, yang menjadi elemen dari setiap fenomena dalam hidup ini, maka manusia menggambarkannya sebagai sebuah kekuatan besar, sosok Tuhan. Dalam perjalanannya, sosok ini semakin sulit dipahami, namun tetap mempunyai kekuatan hidup yang besar, sehingga kita perlu berlutut menyembahnya.

Sembah, sebuah gerak yang sangat manusiawi ketika keberdayaan kita tidaklah mampu mengatasi keberdayaan sebuah kekuatan di luar diri kita. Barangkali inilah masalahnya, bahwa kita menganggap kekuatan itu berada di luar diri kita, bukan menyatu dalam hidup ini, bukan menjadi elemen dari apa yang kita sebut ‘diri’ ini, bukan menjadi elemen setiap sel dalam kehidupan ini.

Rencana yang semula hanya ngobrol setengah jam karena dia mempunyai kesibukan lain, tidak terasa menjadi hampir tiga jam. Setelah kopi di gelas kami masing-masing seluruhnya pindah tempat ke perut kami, kamipun saling bersalaman untuk berpisah.

Kunikmati Gending2 Palaran Nyi Condrolukito dari kaset player VW kombiku, sambil pelan-pelan jalan kembali ke rumah, “ …. Roso kang satuhu, … rasaning rasa punika, upayanen, dalah pun sampurna, ugi ing kahuripan nira …”

Terbayang pula wajah Ki Ageng Suryomentaram yang dengan sangat menarik menjelaskan filsafat rasa hidup, sebuah rasa yang menjadi dasar bagi kehidupan manusia, dalam ceramahnya di Semarang tahun 1956 yang kemudian dibukukan 20 tahun kemudian.

Jakarta, September 2007

AW/73

Ditulis oleh Agus Widiyanto, seorang teman, teman satu alumni SMA De Britto Yogyakarta beda angkatan, teman milis, teman dalam berdiskusi, teman di mana saya banyak menimba ilmu, teman yang saya kagumi, dan atas seijin beliau tulisan ini saya terbitkan setelah sebelumnya hanya diperbincangkan dalam milis tertutup.

Loving You

Sebenarnya termasuk agak terlambat kalo saya harus ngomongin ini. Jangan salah berprasangka doloo ya…ini ndak ada kaitannya dengan keadaan saya yang lagi jatuh cintrong ataupun rencana2 ke depan saya dengan seseorang. Ini murni bahasan tentang sebuah lagu nyang kebetulan lagi saya suka saja.
Betul, judul di atas adalah sebuah judul sebuah lagu yang dibawakan oleh grup band D’Cinnamons. Duluu sekalee saya pikir grup band ini berasal dari mancanegara lha wong lagu2nya banyak yang berbahasa nginggris je, ndak taunya grup ini asli dari negri sendiri. Lagu yang sangat terkenal yang dinyanyikan grup ini adalah “Selamanya Cinta” yang merupakan risaikel **recycle** lagunya Yana Yulio dengan aransemen yang sama sekali beda. Karena aransemennya yang beda ini, banyak yang bilang lebih suka dengerin D’Cinnamons dibandingin versi ori-nya yang dibawakan oleh Yana Yulio. Ya bebas-bebas saja to mau pilih yang mana wong selera itu ndak bisa dipaksakan, pokoke seneng yo didengerin.
Tapi bukan itu yang mau saya sampaikan. Saya ndak terlalu kagum dengan lagu itu, bukannya saya mau mengecilkan atau berpendapat bahwa mereka ndak jago ngaransemen dan menyanyikan lagu tersebut. Saya acungin jempol bahwa mereka bisa mengaransemen dan meyanyikan lagu tersebut dengan sangat bagus, top markotop lah. Tapi yang pengen saya ulas di sini adalah lagu “Loving You” **orang sunda bilangnya loping yu soalnya mereka susah melafalkan konsonan F huehehehe no offens ya bro**. Entah kenapa saya paling suka lagu ini dibandingken dengan lagu yang lain, meski semua lagu di album ini bagus2.
Begenee neegh…walah..saya itu suka aransemen lagu yang simply tapi kaya nuansa*piye le njelaske yo hehehe* Aransemen lagu ini so simply, dibawakan dengan gaya minimalis namun dengan penjiwaan yang sangat kuat dan pas sehingga lagu ini memiliki ruh yang sangat hidup. Meski harus diakui bahwa gaya vokalisnya si “Dodo” ini mengingatkan kita sama Delores O’ Riordan-nya Cranberries dan Celine Deon tetapi menurut saya ini bukan nilai minus. Saya seh malah memandang itu positif saja. Masa paduan bagus sama bagus mau dibilang elek, ya ndak to. Sah-sah saja kalau sebuah grup terpengaruh penyanyi/grup band ini dan itu, bahkan kalau mau jujur grup2 band papan atas negeri ini dulunya juga ngikutin/terpengaruh sama grup band/penyanyi lain kok, jadi saya pikir itu wajar saja, namanya influence itu pasti ada. Mudah2an grup ini nantinya semakin menemukan identitas dirinya dengan kekhasan yang hanya mereka miliki.
Soal lirik, nah ini ni yang bikin kesengsem para cewek, apalagi yang lagi bertepuk sebelah tangan, atau merasa diabaikan seseorang huehehehe coba situ simak sendiri, ini negh :ring ring
its you again
hurt pop
I love to hear you
its been all day
I‘ ve been waiting for you

held up
you call my name
so much story you share with me
you said a lot to me about girls
oh its so nice

*
and every beauty thing they did to you
dont stop n tell me more

Reff
loving you is hurt some times
I am standing here
you just dont buy
I am always there
you just dont feel
you just dont wanna feel
dont wanna heard that way
it doesnt mean i givin up
I wanna give you
more and more and more

knock knock
they came around
hard pop
I love to see you
its been two years since i am in love with u

bam bam
you break my heart
you said girl i’m in love with her
but its alright
I am still alive
here..ooh

and all the beauty thing she did to you
dont stop and tell me more

back to [Reff]

and when i see that smile upon your face
deep in your eyes u had it all
and when i hear your super electrical voices
ooh yeah

[Reff]

Tapi suwer lho ini ndak ada hubungannya dengan kisah hidup saya lho, suwer beneran ndak ada hubungannya, saya sih sekedar seneng dengan lagu ini, seneng dengerin, seneng menyanyikan meskipun ndak iso madani suaranya Dodo yang keren banget itu. Kalo lagi di rumah malam2, sendirian ndak ada temen, enak banget dengerin lagu ini. Saya puter berulang-ulang sampe pemutarnya yang pusing bukan saya nyang mendengarkan. Lha namanya juga suka, ya suka2 saya to hehehe